• Memeriksa...
  • Jenis-jenis Sepatu yang Bisa Merusak Bentuk Kaki

        Jenis-jenis Sepatu yang Bisa Merusak Bentuk Kaki

        Boleh dipakai, tapi jangan setiap hari ya!

        Sepatu, adalah salah satu jenis alas kaki yang selalu dipakai kala pergi keluar rumah. Selain karena mampu melindungi kaki, tapi sepatu juga berfungsi sebagai fashion items yang bernilai tinggi. Karena nyatanya, sepatu bisa membantu seseorang dalam menunjang penampilan.

        Tapi tahu nggak sih, kalau ternyata ada beberapa jenis sepatu yang mungkin cantik atau nyaman, tapi ternyata bisa merusak bentuk kaki kamu. Melansir dari stridestrong.com, sepatu sebagus, semahal dan senyaman apapun, kalau dipakai setiap hari lama-lama bisa merusak bentuk kaki.

        Itulah kenapa makanya gonta-ganti sepatu setiap hari sangatlah penting. Selain merusak bentuk kaki, sepatu yang digunakan secara terus menerus bisa menimbulkan efek negatif pada kulit.

        Misalnya eksim, kudis, kurap dan gangguan kulit lainnya yang diakibatkan dari mengendapnya keringat di dalam sepatu. Keringat ini muncul karena adanya hawa panas akibat ke mana kamu pakai sepatu itu atau efek dari ketebalan kaus kaki yang kamu pakai.

        Sehingga, bergonta-ganti sepatu bisa membuat sepatu yang kamu pakai bernapas dengan membiarkan udara keluar masuk, sehingga ketika dipakai lagi kondisi di dalam sepatu sudah lebih aman.

        Nah, ngomong-ngomong soal jenis sepatu yang bisa merusak bentuk kaki, nih InEnOut spill!

        HIGH HEELS

        Jenis sepatu pertama yang berpotensi merusak bentuk kaki adalah high heels. Perempuan mana sih yang nggak suka pakai high heels? High heels nggak cuma berfungsi untuk membuat kita terlihat lebih tinggi, tapi juga membuat kaki kita lebih jenjang dan seksi.

        Tapi, kalau dipakai setiap hari, ternyata high heels bisa merusak bentuk kaki kamu, lho! High heels memiliki desain yang sempit di ujung (area jari). Ternyata, bentuk ini secara perlahan akan menekan tulang yang ada di sekitar jari. Seperti di area dekat jempol dan kelingking.

        Jika dipakai terus menerus, lama-lama kaki di bagian ujung (jari-jari) akan mengerucut mengikuti bentuk sepatu. Kalau sudah begini, secara otomatis fungsi tubuhmu tidak lagi seimbang. Proses mengerucutnya kaki ini juga akan menimbulkan rasa nyeri yang tentu sangat mengganggu.

        Karena, high heels yang memiliki tinggi 2,5 sentimeter saja bisa membuat kaki depanmu menumpu berata badan sebanyak 75 persen.

        TOE SPRING

        Jenis sepatu kedua yang berpotensi merusak bentuk kaki adalah toe spring. Jenis sepatu toe spring biasanya banyak ditemukan pada sepatu-sepatu olahraga, khususnya lari. Di mana bagian depan sepatu tidak menempel pada tanah alias terangkat seperti perahu.

        Jenis sepatu ini bisa menarik jari kaki ke arah atas dengan maksud untuk meningkatkan pegas di jari kaki. Tapi, kalau dipakai secara rutin, sepatu ini bisa membuat bantalan lemak di kaki tidak sejajar dengan mata kakimu. Lama-lama, tendon ekstensor di jari kakimu akan kencang dan menyebabkan gangguan kronis.

        NARROW TAPERING TOE BOX

        Jenis sepatu berikutnya yang juga berpotensi merusak bentuk kakimu adalah narrow tapering toe box. Jenis sepatu ini banyak ditemui pada sneakers, dengan sol rata dari depan ke belakang. Orang senang memakai jenis sepatu ini biasanya karena kaki mereka bisa terlihat lebih ramping.

        Tapi, kalau dipakai secara terus menerus, akan ada efeknya buat kaki kamu nih ENtizen. Seperti risiko hammertoes, plantar fascia, sampai nyeri bunion. Kalau nggak tahu ini gangguan pada bagian kaki yang mana? Cek sendiri di Google!

        RIGID SOLES

        Jenis sepatu terakhir yang juga bisa merusak bentuk kakimu adalah sepatu dengan sol kaku atau rigid sole. Misalnya sepatu pantofel dan sepatu proyek. Tahu kan seberapa kaku sol sepatu-sepatu ini?

        Nah konon, kalau dipakai secara terus menerus sepatu-sepatu ini bisa merusak bentuk kakimu. Masih melansir dari situs yang sama, ketika memakai sepatu dengan sol kaku, itu sama saja kaya meletakkan kakimu di atas dayung berbahan papan.

        Lama-lama, telapak kakimu akan rata seperti papan. Sehingga kamu tidak bisa lagi fit in dengan jenis-jenis sepatu lain yang mungkin lebih fleksibel karena mengikuti bentuk kaki. Kalau bentuk kakimu berubah, maka sensor dan fungsi motorik halusnya juga akan memudar. Kamu, berisiko kehilangan fleksibilitas pada otot dan sendi di kaki.

        (Foto: unsplash.com/zuzana)

        • Suka
        • Bagikan
          • Lapor
        • Memuat artikel lainnya...